|
Ada-ada
saja yang dilakukan oleh partai yang bernomer delapan ini. Yang
menandakan kreatifitas kadernya yang seolah tidak akan pernah mati.
Maklum saja, partai ini memang diisi oleh orang-orang muda yang umumnya
berusia “balita†di bawah lima puluh tahun. Itulah pendapat seorang
ibu penjual nasi.
PK-Sejahtera Online:
Mendadak menjadi dangdut mungkin sudah tidak asing lagi ditengah kita.
Sebuah karya perfilman indonesia yang menyarikan kisah seorang penyanyi
pop yang pindah aliran musik menjadi dangdut. Dan hal diatas telah
menjadi biasa. Lalu apa yang tidak biasa dipanggung perpolitikan di
negeri ini ? PK-Sejahtera mendadak menjadi “Artis” politik.
Setidaknya
itulah opini yang terbentuk dimasyarakat. PKS, sebuah partai kecil yang
hanya bermodalkan kreatifitas dan kerja keras mencoba memberikan
sedikit sensasi di panggung perpolitikan negeri ini. Agar menjadi
sedikit lebih tenar.
PK-sejahtera telah mampu memberikan Shock
terapy politik untuk semua kalangan; kolega sesama partai, ormas-ormas
islam, pengamat politik higga rakyat kecil pun ikut nimbrung
berkomentar. Ada yang berkomentar negatif dan tak sedikit pula yang
positif. Hal ini justru akan membuat PK-sejahtera semakin terkenal.
PK-sejahtera
ini sebenarnya sangat cerdas memanfaatkan kesempatan. Mereka melihat
peluang sekecil apapun untuk direalisasikan seolah mereka berprinsip
“ada aksi maka akan timbul reaksi". Masalah apakah reaksi yang timbul
akan berdampak negatif atau positif itu urusan belakangan. Yang
terpenting adalah memanfaatkan moment. Seperti manuver yang mereka
lakukan pada saat hari pahlawan.
Membuat sebuah iklan yang
hingga saat ini masih terus menjadi kontroversi di semua kalangan.
Langkah yang diambil PK-Sejahtera dinilai sangat berani. Sehingga
membuat banyak kalangan merasa tidak tenang dan kebakaran jenggot atas
ulahnya tersebut.
Banyak pengamat politik menilai, bahwa berbagai
dampak yang timbul akibat tindakan mereka itu. Kontroversi ini bisa
saja akan menguntungkan PK-Sejahtera. Namun, juga tidak menutup
kemungkinan bahwa hal ini juga akan menjadikan PK-Sejahtera kehilangan
"pesonanya" selama ini. Akan tetapi yang sangat membuat para pelaku
politik pusing tujuh keliling adalah sikap PK-Sejahtera ini yang
Kelihatannya sangat "cuek bebeknya" dengan dampak dari perbuatan
mereka. Seperti ibarat pepatah" biarlah anjing menggonggong kafilah pun
tetap berlalu". Jadi, seperti apapun komentar yang diberikan bagi
PK-sejahtera ini tidak akan memberikan pengaruh yang signifikan bagi
keberlangsungan agenda partai besar ini.
Pejuang yang tidak kelihatan
Begitulah
sebagian masyarakat yang pro pada partai ini menilai PK-Sejahtera.
Memperhatikan manuver-manuver yang dilakukan oleh wakil rakyat di
senayan, maupun di tinggkat provinsi dan kota.
Banyak masyarakat
yang mulai jatuh hati pada PK-sejahtera, akan tetapi tidak sedikit juga
yang kontra. Sehingga mereka menilai bahwa PK-sejahtera hanya ingin
menarik simpati agar bisa meraih kursi sebanyak-banyaknya di pemilu
2009. tapi apa iya PKS seperti itu? hanya mencari sensasi untuk meraup
kursi ?
Mencoba memposisikan diri menjadi partai yang hanya
memberi janji bukan bukti, setidaknya hal itulah yang membentuk frame
berfikir masyarakat saat ini. Karena sepertinya masyarakat telah
terlanjur kecewa dengan semua parpol yang ada, sehingga mereka hanya
pasrah dan tidak punya pilihan. Menurut mereka apapun yang dipilih toh
sama saja, tidak akan membawa prubahan bagi kehidupan mereka.
Pemikiran
ini akhirnya dapat berdampak negatif sehingga menimbulkan sikap golput.
Tanpa mereka sadari yang sebenar-benarnya pengauasa adalah mereka
sendiri. Padahal, tanpa suara meraka perubahan yang mereka inginkan
tidak akan pernah terwujud. masyarakat hari ini sudah terlanjur tidak
perduli dengan batasan kekuasaan mereka yang sebenarnya tidak terbatas.
Partai kreatif
Ada-ada
saja yang dilakukan oleh partai yang bernomer delapan ini. Yang
menandakan kreatifitas kadernya yang seolah tidak akan pernah mati.
Maklum saja, partai ini memang diisi oleh orang-orang muda yang umumnya
berusia “balita” di bawah lima puluh tahun. Itulah pendapat seorang ibu
penjual nasi.
Atau dilain waktu seorang mahasiswa yang tidak
mau di sebut identitasnya mengungkapakan, bahwa PK-sejahtera ini selalu
kreatif untuk memulai sesuatu yang memihak rakyat kecil, seperti
serinya mereka melakukan bakti sosial, membagikan parcel lebaran ke
pedagang kaki lima yang lumrah terjadi dinegeri ini membagi parcel ke
pada para pejabat. Pokoknya PK-Sejahtera ini emang kagak ade matinye
deh. Sebagai partai yang sangat kreatif sekali PK-Sejahtera ini selalu
memberikan aura positif kepada masyarakat luas.
Konsisten, Bersih, peduli dan prefesional
Sebagai
partai berbasis kader PKS lebih membangun karakter partai sesuai motto
bersih, peduli dan profesional. Tidak memilih tempat, baju, ras, atau
apapun backgroundnya, motto itulah yang menjadi pembedanya dengan
partai-partai yang lain. dan membuat partai ini memutuskan untuk
menjadi partai tengah dan terbuka, tidak hanya berbasis islam tetapi
juga islam nasionalis.
Bersihnya PKS telah diketahui banyak
orang, pedulinya PKS telah dirasakan para korban bencana ataupun upaya
penghargaan kepada guru dan silaturahmi keluarga pahlawan serta
penganugrahan 106 pemimpin muda sebagai bagian dari pencitraan
kepedulian.
Profesionalnya PKS bisa dilihat dari rapihnya
administrasi kepartaian, serta tidak adanya konflik internal yang
mengganggu kinerja partai ditengah fakta partai lain saling
gontok-gontokan berebut kursi pimpinan.
Profesionalnya juga
bisa dilihat dari gaya kampanye, program, ataupun iklan yang
benar-benar beda dari mainstream partai-partai Indonesia. Iklan yang
hanya bermodal Rp 2 miliar dan tayang hanya sekitar tiga hari saja,
tapi dibicarakan berminggu-minggu di media massa.
Benar atau
tidaknya analisa ini hanya PKS yang tahu, tetapi seperti kita ketahui,
PKS mempunyai banyak kader bergelar doktor, master dan sarjana, yang
mereka klaim sebagai partai dengan kader doktor terbanyak di Indonesia.
» Post Comment
» No Comments
There are no comments up to now.
|