|
Ditulis oleh Ir. Tifatul Sembiring (Presiden PKS)
|
|
Kamis, 05 Februari 2009 |
|
Lelehan darah dan air mata rakyat Palestina
meneriakkan kepiluan, “Waa Islamah…”. Di manakah saudara-saudara
seiman?. Sedangkan Rasulullah saw. pernah bersabda, “Perumpamaan
orang-orang beriman dalam percintaan dan kasih sayang mereka, bagaikan
satu tubuh. Bila ada satu bagian yang sakit, maka semua tubuh merasakan
sakit dan demam, hingga tidak bisa tidur”.
|
|
Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 10 Februari 2010 )
|
|
Baca lebih lanjut...
|
|
|
PKS Mendadak Jadi "Artis" Politik |
|
|
|
|
Ditulis oleh Rena Meilani (Tenaga Pendidik)
|
|
Sabtu, 31 Januari 2009 |
|
Ada-ada
saja yang dilakukan oleh partai yang bernomer delapan ini. Yang
menandakan kreatifitas kadernya yang seolah tidak akan pernah mati.
Maklum saja, partai ini memang diisi oleh orang-orang muda yang umumnya
berusia “balita†di bawah lima puluh tahun. Itulah pendapat seorang
ibu penjual nasi.
PK-Sejahtera Online:
Mendadak menjadi dangdut mungkin sudah tidak asing lagi ditengah kita.
Sebuah karya perfilman indonesia yang menyarikan kisah seorang penyanyi
pop yang pindah aliran musik menjadi dangdut. Dan hal diatas telah
menjadi biasa. Lalu apa yang tidak biasa dipanggung perpolitikan di
negeri ini ? PK-Sejahtera mendadak menjadi “Artis” politik.
Setidaknya
itulah opini yang terbentuk dimasyarakat. PKS, sebuah partai kecil yang
hanya bermodalkan kreatifitas dan kerja keras mencoba memberikan
sedikit sensasi di panggung perpolitikan negeri ini. Agar menjadi
sedikit lebih tenar.
PK-sejahtera telah mampu memberikan Shock
terapy politik untuk semua kalangan; kolega sesama partai, ormas-ormas
islam, pengamat politik higga rakyat kecil pun ikut nimbrung
berkomentar. Ada yang berkomentar negatif dan tak sedikit pula yang
positif. Hal ini justru akan membuat PK-sejahtera semakin terkenal.
|
|
Baca lebih lanjut...
|
|
|
BHP untuk Komersialisasi Pendidikan? |
|
|
|
|
Ditulis oleh Prof Dr H Irwan Prayitno
|
|
Sabtu, 31 Januari 2009 |
|
Artikel tentang Badan Hukum Pendidikan dan
Mirkantilisme Pengetahuan yang ditulis Najamuddin Muhammad dan dimuat
di rubrik opini harian ini edisi Kamis 18 Desember 2008, sepertinya
menarik untuk didiskusikan. Najamuddin memandang BHP akan menyeret
sistem pendidikan kita pada praktik komersialisasi dan kapitalisasi.
Dengan BHP, akan terjadi mirkantilisme pengetahuan. Ilmu pengetahuan
akan menjadi objek komersialisasi yang diperjualbelikan.
PK-Sejahtera Online:
Artikel tentang Badan Hukum Pendidikan dan Mirkantilisme Pengetahuan
yang ditulis Najamuddin Muhammad dan dimuat di rubrik opini harian ini
edisi Kamis 18 Desember 2008, sepertinya menarik untuk didiskusikan.
Najamuddin memandang BHP akan menyeret sistem pendidikan kita pada
praktik komersialisasi dan kapitalisasi. Dengan BHP, akan terjadi
mirkantilisme pengetahuan. Ilmu pengetahuan akan menjadi objek
komersialisasi yang diperjualbelikan.
Pertanyaannya kemudian,
betulkah BHP akan menyeret sistem pendidikan kita pada komersialisasi?
Benarkah dengan BHP lembaga pendidikan kita akan dikurangi subsidinya
oleh pemerintah? Terakhir, benarkah dengan BHP dunia pendidikan kita
akan mudah terjangkit nalar kapitalis?
|
|
Terakhir Diperbaharui ( Sabtu, 31 Januari 2009 )
|
|
Baca lebih lanjut...
|
|
|